empty
 
 
01.04.2026 08:53 PM
GBP/USD. Analisis dan Proyeksi Harga

This image is no longer relevant

Pound menguat lebih dari 0,70% pada hari Rabu seiring membaiknya selera risiko setelah pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa Amerika Serikat akan "keluar dari Iran dalam waktu yang cukup cepat." Pasangan GBP/USD naik menembus level psikologis 1,3300 setelah rebound dari level terendah intraday di 1,3216, meskipun potensi kenaikan lanjutan tetap terbatas.

Optimisme pasar meningkat setelah muncul laporan mengenai kemungkinan berakhirnya konflik di Timur Tengah dalam waktu dekat, yang mendukung indeks saham global dan melemahkan dolar AS di tengah turunnya permintaan terhadap aset-aset safe haven. Pada saat yang sama, sinyal yang beragam terus menimbulkan ketidakpastian: laporan media mengindikasikan bahwa Trump juga mempertimbangkan skenario yang lebih agresif, termasuk isu terkait Pulau Kharg, sehingga mencegah pasar memperoleh keyakinan bahwa proses deeskalasi akan berkelanjutan.

This image is no longer relevant
Tekanan tambahan pada dolar datang dari data AS. PMI Manufaktur ISM bulan Maret naik ke 52,7 dari 52,5, sementara komponen prices paid melonjak ke 78,3, level tertinggi dalam hampir empat tahun, yang mengindikasikan meningkatnya tekanan inflasi. Sebelumnya, penjualan ritel AS untuk Februari naik 0,6% month-over-month, dan laporan ADP menunjukkan kenaikan lapangan kerja sektor swasta sebesar 62.000, yang memperkuat pandangan bahwa ekonomi AS lebih tangguh.

Pada saat yang sama, pidato pejabat Federal Reserve gagal memberikan penguatan berarti bagi dolar. Thomas Barkin menyatakan bahwa guncangan energi masih dipersepsikan rumah tangga dan pelaku usaha sebagai sesuatu yang sementara, tetapi ia memperingatkan risiko pergeseran ekspektasi inflasi. Sementara itu, Alberto Musalem menyatakan bahwa kebijakan saat ini masih tepat dan tidak memerlukan penyesuaian segera, meskipun ia mengakui adanya risiko inflasi yang terkait konflik di Timur Tengah.

Bagi pound, faktor pembatas tambahan tetap berupa lemahnya perekonomian Inggris: PMI Manufaktur Inggris S&P Global untuk bulan Maret turun ke 51, lebih rendah daripada estimasi awal 51,4. Dalam konteks ini, Gubernur Bank of England Andrew Bailey memperingatkan bahwa pasar "terlalu jauh melangkah" dalam mengantisipasi kenaikan suku bunga, yang menyoroti prospek pound yang masih campuran.

Dari perspektif teknikal, pasangan ini telah mencapai SMA 20 hari. Breakout di atas level ini akan memberikan dorongan lebih kuat bagi bull untuk melanjutkan kenaikan, yang juga disinyalkan oleh osilator yang belum sepenuhnya berbalik positif. Namun, Relative Strength Index berada dekat level 50. Level support kunci bagi pasangan ini berada di 1,3216, level terendah intraday. Jika level ini dan level psikologis 1,3200 gagal bertahan, pasangan ini berpotensi mempercepat penurunan menuju level terendah bulan Maret.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.