Lihat juga
Pasangan mata uang EUR/USD melanjutkan pergerakan naik pada hari Rabu di tengah ekspektasi pasar akan segera berakhirnya perang di Timur Tengah. Pasar berhasil mengabaikan data makroekonomi yang kali ini sepenuhnya mendukung dolar AS. Pada malam hari, Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato yang membuat pasangan EUR/USD berbalik arah tajam. Secara umum, kami telah memperingatkan bahwa saat ini belum ada tanda-tanda nyata bahwa perang di Iran akan segera berakhir. Yang ada baru sebatas pembicaraan, niat, dan kemauan. Belum diketahui apakah perundingan nyata antara Teheran dan Washington memang berlangsung. Posisi tawar yang disampaikan kedua pihak terpaut sejauh Bumi dan Bulan. Keduanya ingin mengakhiri perang, tetapi masing-masing ingin melakukannya dengan syarat sendiri. Karena itu, masih terlalu dini untuk menyatakan bahwa krisis di Timur Tengah mulai mereda. Secara keseluruhan, Trump tidak menyampaikan apa pun yang menunjukkan bahwa perang akan segera berakhir. Inilah alasan dolar kembali menguat.
Pada timeframe per jam, garis tren naik telah ditembus, dan sekali lagi kita tidak melihat adanya tren naik yang signifikan. Selain itu, dalam dua hari terakhir euro menguat cukup aktif, tetapi kembali melemah tadi malam. Pasar terus bergerak semata-mata karena faktor geopolitik dan emosi. Oleh karena itu, "rollercoaster" ini bisa berlangsung cukup lama. Trump terus-menerus memicu baik kejatuhan maupun lonjakan pada dolar AS.
Pada hari Kamis, trader pemula dapat mempertimbangkan posisi jual jika harga terkonsolidasi di bawah area 1.1527–1.1531, dengan target 1.1455–1.1474. Pantulan harga dari area 1.1527–1.1531 akan membuka peluang posisi beli dengan target 1.1584–1.1591.
Pada timeframe 5 menit, level yang perlu diperhatikan meliputi 1.1267–1.1292, 1.1354–1.1363, 1.1413, 1.1455–1.1474, 1.1527–1.1531, 1.1584–1.1591, 1.1655–1.1666, 1.1745–1.1754, 1.1830–1.1837, dan 1.1899–1.1908. Pada hari Kamis, tidak ada peristiwa penting yang dijadwalkan di Uni Eropa, sedangkan di AS hanya akan dirilis laporan sekunder terkait klaim pengangguran.
Level Support dan Resistance: Ini adalah level yang menjadi target untuk membuka atau menutup posisi, dan juga dapat menjadi titik untuk menempatkan order Take Profit.
Garis Warna Merah: Kanal atau garis tren yang menunjukkan arah dan tren saat ini, yang diharapkan menjadi panduan dalam trading.
Indikator MACD (14,22,3): Histogram dan garis sinyal ini berfungsi sebagai sumber tambahan untuk sinyal trading.
Peristiwa dan Laporan Penting: Berbagai peristiwa yang dicatat dalam kalender ekonomi dapat mempengaruhi pergerakan harga secara signifikan. Oleh karena itu, berhati-hatilah atau keluar dari pasar selama rilis berita tersebut untuk menghindari fluktuasi yang tajam.
Para trader pemula dalam Forex perlu menyadari bahwa tidak setiap transaksi akan membawa keuntungan. Sangat penting untuk merumuskan strategi yang terencana dan menerapkan manajemen keuangan yang baik agar dapat mencapai kesuksesan dalam trading jangka panjang.