empty
 
 
10.04.2026 01:01 AM
EUR/USD: Pasangan mata uang EUR/USD Menguat, Geopolitik Terbukti Lebih Dominan Dibandingkan Indikator Ekonomi AS

This image is no longer relevant

Euro mempertahankan penguatannya selama empat hari berturut-turut, didukung oleh pelemahan dolar secara keseluruhan. Dolar AS tetap berada di bawah tekanan setelah gencatan senjata antara AS dan Iran serta harapan akan meredanya ketegangan. Ketidakpastian mengenai keberlanjutan gencatan senjata mendorong para investor untuk bersikap hati-hati.

This image is no longer relevant

Geopolitik sepenuhnya mendominasi data ekonomi makro: pelaku pasar hampir tidak bereaksi terhadap laporan data ekonomi terbaru dari AS. Rangkaian data tersebut hampir tidak mendapat perhatian. Indeks Core PCE meningkat 0,4% dari bulan ke bulan, sesuai dengan ekspektasi, sementara angka tahunan menurun dari 3,1% menjadi 3%. Estimasi akhir untuk GDP kuartal keempat direvisi menjadi 0,5%, yang tergolong rendah, sementara klaim pengangguran awal melebihi konsensus (219. 000 dibandingkan 210. 000). Secara keseluruhan, ini menunjukkan bahwa proses disinflasi sedang berlangsung, meskipun berlangsung lambat, sehingga The Fed masih bisa bersikap tenang dan melanjutkan kebijakan moneternya saat ini.

Sementara itu, perlambatan dalam pertumbuhan GDP menunjukkan adanya sedikit penurunan dalam aktivitas ekonomi, yang menyoroti tantangan bagi pembuat kebijakan: mengekang inflasi sambil tetap menjaga pertumbuhan di tengah risiko melemahnya pasar tenaga kerja.

Perlambatan ekonomi dan meningkatnya klaim pengangguran secara bersamaan memperburuk dilema bagi bank sentral: inflasi masih jauh dari target 2%, sedangkan risiko di pasar tenaga kerja sudah mengarah ke penurunan.

Dari perspektif geopolitik, pasar sedang menunggu pertemuan antara AS dan Iran yang akan berlangsung pada hari Sabtu di Islamabad, Pakistan. Namun, Iran telah menuduh Israel melanggar tiga poin dalam kesepakatan akibat serangannya ke Lebanon; Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa setiap serangan ke Beirut akan "mengurangi nilai" kesepakatan tersebut. Pasar terus mengevaluasi kemungkinan terjadinya eskalasi lagi, yang membatasi selera risiko dan menghalangi euro untuk naik jauh di atas 1,1700.

Secara teknikal, pasangan ini berupaya untuk berkonsolidasi di atas level bulat 1,1700, setelah sebelumnya menembus SMA 100 hari dan 200 hari. Relative strength index telah bergerak ke area positif, yang mendukung kubu bullish.

Tabel di bawah ini menunjukkan persentase perubahan dolar AS terhadap mata uang utama pada hari Kamis. Dolar AS menunjukkan penguatan terbesar terhadap yen Jepang.

This image is no longer relevant

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.