Lihat juga
11.05.2026 11:19 AMPada hari Jumat lalu, meskipun data pertumbuhan lapangan kerja positif, nonfarm payrolls AS untuk bulan April gagal memicu reli yang berarti pada dolar AS. Faktor kunci yang masih membebani sentimen pasar adalah ketidakpastian terkait perubahan kepemimpinan yang akan datang di Federal Reserve dan potensi dampaknya terhadap kebijakan moneter, serta situasi geopolitik global. Semua ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam mode menunggu dan melihat, menanti sinyal yang lebih jelas.
Tingkat pengangguran bertahan di 4,3%, sejalan dengan ekspektasi analis, namun kestabilan tersebut didorong oleh penurunan angkatan kerja. Hal ini menunjukkan bahwa tidak semua rumah tangga secara aktif mencari pekerjaan, yang dapat mengindikasikan adanya masalah struktural di pasar tenaga kerja meskipun secara keseluruhan lapangan kerja membaik.
Laporan tersebut juga menunjukkan nonfarm payrolls naik 115.000, dibandingkan proyeksi 62.000. Angka Maret direvisi menjadi +185.000. Kontributor positif antara lain sektor kesehatan (+37.000) serta transportasi dan pergudangan (+30.000). Rata-rata pendapatan per jam naik 0,2% secara month-on-month dan 3,6% secara year-on-year, dibandingkan perkiraan masing-masing +0,3% dan +3,8%. Rata-rata upah per jam mencapai US$37,41.
Perlambatan pertumbuhan upah, baik secara bulanan maupun tahunan, merupakan sinyal penting bagi The Fed. Hal ini memperkuat ekspektasi pasar bahwa Federal Reserve kemungkinan akan menahan diri untuk menaikkan suku bunga dalam jangka pendek. Menjaga suku bunga kebijakan tetap tidak berubah menjadi prioritas bank sentral di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi pada kuartal I.
Pada saat yang sama, ketegangan geopolitik — terutama di Timur Tengah — dan ketidakjelasan ekspektasi terkait kemungkinan kesepakatan AS dengan Iran berdampak lebih besar pada sentimen investor, sehingga menutupi pengaruh data ekonomi domestik. Risiko geopolitik akan tetap menjadi pendorong utama dinamika pasar valas global.
Teknikal EUR/USD: pembeli sekarang perlu menembus 1,1770 untuk menargetkan uji level 1,1795. Dari sana, pergerakan ke 1,1825 memungkinkan, meski akan sulit tercapai tanpa dukungan dari pelaku besar. Target terjauh berada di 1,1850. Pada penurunan, saya memperkirakan aksi beli yang signifikan baru akan muncul di sekitar 1,1745. Jika tidak ada pembeli di sana, lebih baik menunggu terbentuknya level rendah baru di 1,1725 atau membuka posisi long dari 1,1700.
Teknikal GBP/USD: pembeli pound perlu menembus resistance terdekat di 1,3600 untuk menargetkan 1,3655; menembus ke atas level tersebut akan sulit, dan target terjauh berada di 1,3685. Jika harga turun, pihak bearish akan mencoba merebut kendali di 1,3560. Jika mereka berhasil, penembusan kisaran tersebut akan memberikan pukulan serius bagi pihak bullish dan mendorong GBP/USD ke 1,3520 dengan potensi pergerakan menuju 1,3500.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

