Lihat juga
11.06.2026 10:12 AMKemarin, indeks saham AS ditutup melemah tajam. S&P 500 turun sebesar 1,87% dan Nasdaq 100 turun 1,62%. Dow Jones Industrial Average kehilangan 1,98%.
Hari ini, pasar mulai menunjukkan pemulihan setelah dua sesi yang cukup melelahkan. Futures SandP 500 meningkat sekitar 0,7%, bangkit dari titik terendah dalam lima minggu, sementara futures Nasdaq 100 melonjak 1,1%. Pasar saham Eropa dibuka dengan kenaikan sekitar 0,5%, dipimpin oleh sektor energi. Penyebab dari pergerakan ini adalah berakhirnya serangan AS terhadap Iran: US Central Command menginformasikan bahwa serangan defensif tersebut dihentikan sekitar empat jam setelah dipulai. Harga Brent mengalami penurunan sekitar 2,6%, berada di bawah $93 per barel.
Namun, keadaan ini belum dapat dianggap sebagai pembalikan tren yang jelas. Dalam sebuah wawancara, Trump memperingatkan bahwa AS akan melakukan serangan lagi terhadap Iran jika Teheran tidak menyepakati kesepakatan damai sementara. Ini merupakan seri kedua serangan dalam dua hari — yang pertama terjadi setelah jatuhnya sebuah helikopter AS, sedangkan yang kedua bertujuan untuk menguatkan pesan tersebut.
Terlihat bahwa pernyataan Trump sebelumnya belum menghasilkan kemajuan berarti dengan Iran, sehingga pasar dengan tepat tetap waspada terhadap kemungkinan bahwa pernyataan tersebut benar-benar akan menghasilkan dampak yang berkelanjutan. Pembelian futures menunjukkan bahwa para trader berharap berakhirnya serangan dengan cepat akan membawa kedua pihak kembali ke negosiasi — tetapi itu masih sebatas harapan, bukan kenyataan.
Cerita lain di pasar hari ini adalah IPO SpaceX. Penawaran tersebut mengalami permintaan yang melebihi empat kali dari jumlah saham yang tersedia. Bagi pasar, hal ini memberikan sinyal yang bervariasi: di satu sisi, ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap saham teknologi/AI masih sangat tinggi; di sisi lain, IPO dengan ukuran rekor — dan valuasi yang tinggi,memaksa investor untuk mendistribusikan ulang modal: menjual posisi lain, mengurangi dukungan modal, dan membebaskan likuiditas. Pergerakan modal terpusat ini memberikan tekanan pada aset berisiko dalam jangka pendek.
Agenda lain hari ini adalah pertemuan ECB, peningkatan suku bunga pertama sejak tahun 2023 diprediksi akan terjadi. Peristiwa penting adalah pernyataan Christine Lagarde tentang arah kebijakan dan bagaimana bank melihat prospek inflasi dalam konteks konflik di Timur Tengah yang masih berlangsung.
Secara teknikal, analisis S&P 500 menunjukkan bahwa tugas langsung bagi pembeli adalah menembus level resistance di $7.339. Keberhasilan melakukan hal tersebut akan mengonfirmasi potensi kenaikan lanjutan dan membuka jalan menuju $7.355. Mempertahankan kendali di atas $7.381 akan semakin memperkuat posisi pembeli. Di sisi bawah, pembeli perlu mempertahankan area $7.300. Penembusan di bawah level tersebut kemungkinan akan mendorong indeks kembali ke $7.279 dan membuka jalan menuju $7.256.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

