empty
 
 
23.06.2026 01:39 PM
GBP/USD: Kiat-kiat untuk Trader Pemula pada 23 Juni (Sesi AS)

Analisis Transaksi dan Saran Trading untuk Poundsterling

Pengujian harga di 1,3225 terjadi saat indikator MACD baru mulai bergerak turun dari garis nol, mengonfirmasi titik masuk yang valid untuk posisi jual pada pound dan berujung pada penurunan hanya sekitar 12 poin.

Seperti ditunjukkan oleh data, perekonomian Inggris kembali mengirimkan sinyal peringatan. PMI gabungan, indikator utama aktivitas bisnis, turun ke 49,4 pada bulan Juni. Ini menandai bulan kedua berturut-turut terjadinya kontraksi di sektor swasta, setelah angka 49,7 pada bulan Mei. Selain itu, angka Juni jauh lebih rendah daripada prediksi para analis sebesar 50,6, yang seharusnya menunjukkan ekspansi. Penurunan di bawah ambang 50 poin, yang secara tradisional memisahkan ekspansi dari kontraksi, menandakan tren ekonomi yang negatif. Yang sangat mengkhawatirkan adalah fakta bahwa kontraksi kini tercatat selama dua bulan berturut-turut, yang dapat mengindikasikan awal dari pelemahan yang lebih berkepanjangan.

Berikutnya, data serupa akan dirilis untuk Amerika Serikat. PMI Manufaktur, PMI Jasa, dan PMI Gabungan dijadwalkan keluar. Indikator-indikator ini merupakan ukuran utama kondisi perekonomian AS, mencerminkan sentimen di dua sektor terbesarnya. PMI Manufaktur memberikan gambaran mengenai kondisi pabrik dan produksi industri, termasuk output, pesanan baru, persediaan, dan tingkat ketenagakerjaan. PMI Jasa mencerminkan aktivitas di bidang konsultasi, keuangan, transportasi, dan sektor nonmanufaktur lainnya. Hanya data AS sangat kuat yang akan mampu mendorong pound mendekati posisi terendah mingguannya terhadap dolar.

Terkait strategi intraday, saya akan berfokus terutama pada skenario #1 dan #2.

This image is no longer relevant

Sinyal Beli

Skenario #1: Saya berencana membeli pound hari ini pada titik masuk sekitar 1,3231 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan menuju 1,3267 (garis tebal hijau pada grafik). Di sekitar 1,3267, saya akan menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah, dengan ekspektasi koreksi turun sebesar 30–35 poin. Hari ini tampaknya pound tidak mungkin melonjak. Penting: sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari garis tersebut.

Skenario #2: Saya juga berencana membeli pound jika terjadi dua kali uji berturut-turut pada level 1,3210 sementara MACD berada di area oversold. Hal ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu pembalikkan naik. Pergerakan menuju 1,3231 dan 1,3267 dapat diantisipasi.

Sinyal Jual

Skenario #1: Saya berencana menjual pound setelah terbentuk breakout ke bawah 1,3210 (garis merah pada grafik), yang dapat memicu penurunan tajam pada pasangan ini. Target utama penjual terletak di 1,3170, tempat saya akan menutup posisi jual dan segera membuka posisi beli berlawanan arah, dengan ekspektasi rebound sebesar 20–25 poin. Tekanan jual diperkirakan akan bertahan hari ini. Penting: sebelum menjual, pastikan MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari garis tersebut.

Skenario #2: Saya juga berencana menjual pound jika terjadi dua kali uji berturut-turut pada level 1,3231 sementara MACD berada di area overbought. Hal ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu pembalikkan turun. Penurunan menuju 1,3210 dan 1,3170 dapat diantisipasi.

This image is no longer relevant

Yang ditampilkan pada grafik:

  • Garis tipis hijau – level masuk untuk membeli instrumen.
  • Garis tebal hijau – level take-profit yang diharapkan atau level untuk menutup posisi dengan keuntungan secara manual, karena kenaikan kecil kemungkinannya berlanjut di atas level ini.
  • Garis tipis merah – level masuk untuk menjual instrumen.
  • Garis tebal merah – level take-profit yang diharapkan atau level untuk menutup posisi dengan keuntungan secara manual, karena penurunan kecil kemungkinannya berlanjut di bawah level ini.
  • Indikator MACD – keputusan masuk posisi sebaiknya dipandu oleh zona overbought dan oversold.

Catatan Penting

Trader forex pemula harus sangat berhati-hati saat masuk ke pasar. Menjelang rilis data fundamental penting, sebaiknya tidak masuk pasar untuk menghindari volatilitas tajam. Jika Anda memilih untuk trading saat rilis berita, selalu gunakan stop order untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop-loss order, Anda bisa dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika Anda tidak menerapkan pengelolaan modal yang benar dan trading dengan volume besar.

Ingat bahwa trading yang sukses membutuhkan rencana trading yang jelas, mirip dengan yang disajikan di atas. Membuat keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan kondisi pasar saat ini merupakan strategi intraday yang pada dasarnya merugikan.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.