empty
 
 
23.06.2026 01:42 PM
USD/JPY: Tips untuk Trader Pemula pada 23 Juni (Sesi AS)

Ulasan Trading dan Strategi Trading Yen Jepang

Uji harga di 161,62 terjadi saat indikator baru mulai menunjukkan penurunan dari titik nol, menandakan momen yang tepat untuk membuka posisi jual pada dolar. Sebagai hasilnya, pasangan ini merosot lebih dari 20 poin.

Selanjutnya, pasar sedang menunggu peluncuran data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Rilis Manufacturing PMI, Services PMI, dan Composite PMI bisa berpengaruh besar pada kekuatan pasangan USD/JPY. Selain itu, Indeks Manufaktur Richmond Fed juga akan diumumkan. Indikator-indikator ini sangat penting untuk mencerminkan keadaan ekonomi AS, karena menggambarkan sentimen di dua sektor utama.

Komentar mengenai indeks-indeks tersebut biasanya mencakup analisis berbagai faktor yang mempengaruhi kondisi saat ini, seperti tekanan inflasi, keadaan rantai pasokan, dan tingkat permintaan konsumen. Informasi ini akan menjadi acuan penting bagi para trader, karena analisis keadaan ekonomi domestik dapat memperkuat atau melemahkan permintaan terhadap dolar AS. Oleh karena itu, trader akan memperhatikan setiap data untuk mencari pola yang dapat berpengaruh pada kebijakan suku bunga Federal Reserve di masa yang akan datang.

Untuk strategi intraday, saya akan berfokus terutama pada skenario #1 dan #2.

This image is no longer relevant

Sinyal Beli

Skenario #1: Saya berencana membeli USD/JPY hari ini pada titik masuk sekitar 161,59 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan menuju 161,87 (garis hijau yang lebih tebal pada grafik). Di 161,87, saya akan menutup posisi long dan membuka posisi short berlawanan arah, dengan ekspektasi koreksi turun sebesar 30–35 poin. Kenaikan lanjutan pada pasangan ini masih mungkin terjadi hari ini, namun tetap terbatas. Penting: sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik darinya.

Skenario #2: Saya juga berencana membeli USD/JPY jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 161,42 sementara MACD berada di area jenuh jual (oversold). Hal ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu pembalikan naik. Pergerakan menuju 161,59 dan 161,87 dapat diharapkan.

Sinyal Jual

Skenario #1: Saya berencana menjual USD/JPY setelah terjadi penembusan di bawah 161,42 (garis merah pada grafik), yang dapat memicu penurunan tajam pada pasangan ini. Target utama penjual adalah 161,08, di mana saya akan menutup posisi short dan segera membuka posisi long berlawanan arah, dengan ekspektasi pantulan naik sebesar 20–25 poin. Tekanan turun pada pasangan ini dapat kembali muncul hari ini jika bank sentral melakukan intervensi. Penting: sebelum menjual, pastikan MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun darinya.

Skenario #2: Saya juga berencana menjual USD/JPY jika terjadi dua kali pengujian berturut-turut pada level 161,59 sementara MACD berada di area jenuh beli (overbought). Hal ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu pembalikan turun. Penurunan menuju 161,42 dan 161,08 dapat diharapkan.

This image is no longer relevant

Penjelasan Grafik:

  • Garis hijau tipis – harga masuk untuk membeli instrumen trading
  • Garis hijau tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena pertumbuhan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
  • Garis merah tipis – harga masuk untuk menjual instrumen trading
  • Garis merah tebal – level Take Profit yang disarankan atau zona pengambilan keuntungan manual, karena penurunan lebih lanjut di luar level ini tidak mungkin terjadi
  • Indikator MACD – saat memasuki pasar, penting untuk memantau zona overbought dan oversold

Penting: Trader Forex pemula harus sangat berhati-hati saat memutuskan untuk masuk ke pasar. Sebaiknya hindari pasar menjelang laporan fundamental utama untuk menghindari terjebak dalam fluktuasi harga yang tajam. Jika Anda memilih untuk trading selama rilis berita, selalu pasang perintah stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa itu, Anda bisa kehilangan seluruh deposit Anda dengan sangat cepat—terutama jika Anda tidak menggunakan manajemen uang dan trading dalam volume besar.

Dan ingat: trading yang sukses memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang diuraikan di atas. Membuat keputusan spontan berdasarkan situasi pasar saat ini adalah strategi yang merugikan bagi trader intraday sejak awal.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.