empty
 
 
26.06.2026 12:58 PM
GBP/USD: Kiat-kiat untuk Trader Pemula pada 26 Juni (Sesi AS)

Ulasan Transaksi dan Saran Trading untuk Poundsterling

Pengujian harga di 1,3193 terjadi ketika indikator MACD baru saja mulai bergerak turun dari garis nol, mengonfirmasi titik masuk yang tepat untuk menjual pound. Namun, transaksi tersebut berakhir dengan kerugian karena tidak ada pergerakan turun yang mengikuti.

Hari ini diperkirakan akan menjadi hari yang aktif bagi pasar keuangan, karena para investor akan memantau dengan cermat rilis data ekonomi utama AS. Laporan neraca perdagangan barang diperkirakan akan memberikan gambaran mengenai kondisi terkini perdagangan luar negeri negara tersebut. Namun, rilis yang lebih penting adalah Indeks Sentimen Konsumen University of Michigan. Indikator ini merupakan ukuran utama yang mencerminkan tingkat keyakinan masyarakat Amerika terhadap kondisi keuangan mereka dan keadaan ekonomi secara keseluruhan. Angka yang tinggi secara tradisional dikaitkan dengan peningkatan belanja konsumen, yang mendukung pertumbuhan ekonomi. Sebaliknya, penurunan dapat menjadi sinyal perlambatan yang akan datang.

Terakhir, pidato dari anggota FOMC John Williams dan Neel Kashkari akan menjadi sumber informasi tambahan. Pernyataan semacam ini sering kali memuat isyarat mengenai rencana kebijakan moneter regulator di masa depan. Sikap hawkish dari para pembuat kebijakan akan mendukung dolar dan menekan pound.

Untuk strategi intraday, saya akan terus mengandalkan terutama pada skenario No. 1 dan No. 2.

This image is no longer relevant

Sinyal Beli

Skenario No. 1: Hari ini, saya berencana membeli pound pada titik masuk di sekitar 1,3231 (garis hijau pada grafik), dengan target kenaikan menuju 1,3270 (garis tebal hijau pada grafik). Di 1,3270, saya akan menutup posisi beli dan membuka posisi jual berlawanan arah (mengantisipasi pembalikan 30–35 poin dari level tersebut). Rally kuat pada pound hari ini tampaknya tidak mungkin terbentuk. Penting: sebelum membeli, pastikan indikator MACD berada di atas garis nol dan baru mulai bergerak naik dari garis tersebut.

Skenario No. 2: Saya juga akan mempertimbangkan untuk membeli pound jika harga menguji level 1,3208 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area jenuh jual (oversold). Ini akan membatasi potensi penurunan dan memicu pembalikan ke atas. Pergerakan menuju level berlawanan di 1,3231 dan 1,3270 dapat diantisipasi.

Sinyal Jual

Skenario No. 1: Saya berencana menjual pound setelah terbentuk breakout ke bawah level 1,3208 (garis merah pada grafik), yang dapat memicu penurunan tajam. Target utama penjual terletak di 1,3165, tempat saya akan menutup posisi jual dan membuka posisi beli berlawanan arah (mengantisipasi rebound 20–25 poin). Tekanan menurun pada pound mungkin kembali jika muncul komentar bernada hawkish dari Federal Reserve. Penting: sebelum menjual, pastikan indikator MACD berada di bawah garis nol dan baru mulai bergerak turun dari garis tersebut.

Skenario No. 2: Saya juga akan mempertimbangkan untuk menjual pound jika harga menguji level 1,3231 dua kali berturut-turut sementara indikator MACD berada di area jenuh beli (overbought). Ini akan membatasi potensi kenaikan dan memicu pembalikan turun. Penurunan menuju level berlawanan di 1,3208 dan 1,3165 dapat diantisipasi.

This image is no longer relevant

Yang ditampilkan pada grafik:

  • Garis tipis hijau – level masuk untuk posisi beli instrumen trading;
  • Garis tebal hijau – level harga perkiraan untuk Take Profit atau penutupan posisi dengan keuntungan secara manual, karena kenaikan harga kecil kemungkinannya berlanjut di atas level ini;
  • Garis tipis merah – level masuk untuk posisi jual instrumen trading;
  • Garis tebal merah – level harga perkiraan untuk Take Profit atau penutupan posisi dengan keuntungan secara manual, karena penurunan harga kecil kemungkinannya berlanjut di bawah level ini;
  • Indikator MACD – saat masuk pasar, penting untuk memperhatikan zona overbought dan oversold.

Catatan: Trader forex pemula harus sangat berhati-hati ketika mengambil keputusan trading. Sebelum rilis laporan fundamental penting, sebaiknya menahan diri untuk tidak masuk pasar guna menghindari volatilitas harga yang tajam. Jika Anda memutuskan untuk trading saat rilis berita, selalu pasang order stop-loss untuk meminimalkan kerugian. Tanpa stop-loss, Anda dapat dengan cepat kehilangan seluruh deposit, terutama jika tidak menerapkan manajemen risiko yang tepat dan trading dengan volume besar.

Ingat bahwa trading yang berhasil memerlukan rencana trading yang jelas, seperti yang disajikan di atas. Mengambil keputusan trading secara spontan hanya berdasarkan kondisi pasar saat ini, sejak awal sudah merupakan strategi yang merugikan bagi trader intraday.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.