empty
 
 
28.08.2026 12:41 AM
XAG/USD. Analisis Harga. Proyeksi. Pernyataan Politikus dan Inflasi yang Persisten Dapat Membatasi Potensi Pertumbuhan Perak

This image is no longer relevant

Pada hari Kamis, perak (XAG/USD) menguat dan diperdagangkan tepat di bawah level psikologis $70,00, naik 2,75% sepanjang hari. Logam mulia ini bergerak menuju batas atas kisaran yang membatasi pergerakan harganya sepanjang minggu, seiring beralihnya perhatian para investor ke simposium di Jackson Hole.

Faktor kunci saat ini adalah pidato mendatang Ketua Federal Reserve Kevin Warsh yang dijadwalkan pada hari Jumat. Para pelaku pasar mencari isyarat tentang bagaimana bank sentral Amerika menilai tekanan inflasi saat ini dan apa implikasinya bagi keputusan suku bunga ke depannya.

Pada pertemuan kebijakan moneter bulan Juli, Warsh tidak memberikan panduan yang jelas mengenai langkah The Fed berikutnya, tetapi menegaskan kesiapan bank sentral untuk mengembalikan inflasi ke target 2%. Pernyataan serupa pada hari Jumat dapat memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga akan bertahan tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama, yang pada akhirnya berpotensi menjadi faktor negatif bagi pertumbuhan harga perak.

Data terbaru dari AS terus menunjukkan adanya tekanan inflasi yang persisten. Indeks belanja konsumen (PCE) yang dirilis pada hari Rabu mengindikasikan bahwa inflasi masih berada di atas kisaran target The Fed, meskipun indikator harga terbaru tidak menunjukkan percepatan yang tajam. Menurut data awal CME FedWatch, terdapat probabilitas 62% bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tanpa perubahan pada pertemuan kebijakan moneter bulan September.

Sejumlah pejabat The Fed juga menyuarakan kehati-hatian terkait tren inflasi. Presiden Fed Cleveland Beth Hammack pada hari Kamis menyatakan bahwa langkah kebijakan diperlukan mengingat tekanan inflasi yang masih berlanjut dan menambahkan bahwa kebijakan moneter saat ini belum cukup restriktif bagi perekonomian AS. Ia juga menekankan risiko rumah tangga kehilangan keyakinan terhadap kemampuan The Fed untuk mengendalikan inflasi di level 2%.

Sementara itu, Presiden Fed Kansas City Jeff Schmid menyoroti bahwa guncangan energi mulai memengaruhi perekonomian, menegaskan pentingnya kembali ke tingkat inflasi yang ditargetkan. Presiden Fed Chicago Austin Goolsbee menyatakan kekhawatiran terbesar dalam jangka pendek adalah bahwa inflasi belum sepenuhnya terkendali.

Pernyataan-pernyataan ini dapat mendukung dolar AS dan imbal hasil obligasi pemerintah AS jika para investor menyesuaikan kembali ekspektasi mereka terhadap pelonggaran kebijakan moneter. Dolar yang lebih kuat dan kenaikan suku bunga sering menekan pergerakan perak dengan meningkatkan biaya peluang untuk memegang logam tersebut.

Namun, ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah masih memberikan dukungan tertentu bagi harga logam mulia. Ketegangan di Selat Hormuz tetap tinggi, terlepas dari negosiasi antara Iran dan Oman, dan kekhawatiran atas pasokan energi menopang permintaan aset-aset lindung nilai dan risiko inflasi.

Untuk peluang trading yang lebih baik, mungkin layak untuk menunggu pidato Warsh pada hari Jumat, yang komentarnya akan memengaruhi pergerakan dolar dan pada akhirnya dapat memberikan momentum bagi perak.

Dari sudut pandang teknikal, perak sedang berkonsolidasi di batas atas kisaran mingguan, menunjukkan ketahanan di bawah EMA 9 hari dan level 66,83. Osilator tetap berada di wilayah positif, mengonfirmasi dominasi sentimen bullish di pasar. Jalur dengan hambatan paling kecil masih mengarah ke atas.

Recommended Stories

Tidak bisa bicara sekarang?
Tanyakan pertanyaan anda lewat chat.