Lihat juga
Pasangan EUR/USD terus melemah pada hari Jumat dan terkonsolidasi di bawah level retracement 100,0% di 1,1620. Dengan demikian, penurunan mata uang Eropa dapat berlanjut menuju level Fibonacci berikutnya di 76,4% pada 1,1551. Rebound dari level ini akan mendukung euro dan memicu pergerakan naik menuju 1,1620. Konsolidasi di bawah 1,1551 akan meningkatkan kemungkinan penurunan lanjutan menuju level retracement 61,8% di 1,1507.
Sinyal pergerakan gelombang pada grafik per jam masih tetap bullish. Gelombang naik terakhir yang sudah lengkap berhasil menembus puncak sebelumnya, sementara gelombang turun yang baru terbentuk belum menembus dasar sebelumnya. Kondisi geopolitik masih konsisten negatif: tidak ada negosiasi antara Iran dan Amerika Serikat, dan blokade Selat Hormuz masih berlangsung. Namun, sikap FOMC saat ini lebih penting bagi pergerakan dolar, dan sejauh ini masih sangat kontradiktif.
Latar belakang fundamental pada hari Jumat mendukung pihak bearish. Namun, situasinya tidak bisa disebut sepenuhnya menguntungkan bagi bears. Kita mulai dari pidato Kevin Warsh, di mana ia menegaskan bahwa FOMC berniat fokus menangani inflasi, yang berarti pengetatan kebijakan moneter dalam waktu sangat dekat. Sebagai pengingat, pada bulan Agustus harga minyak Brent kembali bergerak di atas $90 per barel, sehingga percepatan inflasi patut diperkirakan dari data bulan ini. Laporan inflasi Jerman untuk Agustus akan dirilis hari ini, sementara laporan untuk Uni Eropa akan dirilis besok. Kemungkinan besar, angkanya akan lebih tinggi dibandingkan sebulan sebelumnya. Ini berarti inflasi di Amerika Serikat juga sangat mungkin meningkat. Akibatnya, The Fed bisa saja menaikkan suku bunga acuannya pada September, meskipun sebelumnya skenario ini dianggap tidak terlalu mungkin. Pelaku pasar sebenarnya berharap Kevin Warsh akan menyinggung bukan hanya inflasi, tetapi juga lemahnya pasar tenaga kerja. Namun, Presiden FOMC tersebut sama sekali tidak menyebut soal pasar tenaga kerja, yang semakin menguatkan keyakinan pasar bahwa sasaran utama saat ini adalah menurunkan inflasi. Dengan latar sikap hawkish The Fed, kubu bearish langsung mengambil inisiatif menyerang, tetapi tren secara keseluruhan masih tetap bullish untuk saat ini.
Pada grafik 4 jam, pasangan ini terus melemah dan telah terkonsolidasi di bawah kanal tren naik. Konsolidasi di bawah level Fibonacci 50,0% di 1,1588 akan memungkinkan pelaku pasar mengantisipasi berlanjutnya penurunan menuju level retracement berikutnya, yaitu 38,2% di 1,1526. Rebound dari 1,1588 akan mendukung euro dan membuka peluang pergerakan naik menuju 1,1649. Saat ini tidak terlihat adanya divergensi yang muncul pada indikator mana pun.
Selama pekan pelaporan terakhir, trader profesional membuka 2.678 posisi Long dan menutup 20.058 posisi Short. Dalam tujuh pekan pada bulan Februari dan Maret, keunggulan total pihak bull menguap akibat perang di Iran, sementara dalam dua puluh dua pekan terakhir situasinya kembali berimbang seiring dugaan gencatan senjata dan harapan pasar akan berakhirnya perang. Jumlah total posisi Long yang saat ini dipegang spekulan mencapai 198.000, sedangkan posisi Short berjumlah 235.000. Pihak bear masih memimpin, tetapi keunggulan mereka menyusut dengan cepat.
Secara keseluruhan, dalam jangka panjang, pelaku pasar besar tetap menunjukkan minat yang kuat terhadap euro. Tidak diragukan lagi, berbagai peristiwa di seluruh dunia, yang dalam beberapa tahun terakhir sangat banyak, memengaruhi sentimen investor. Saat ini, pasar secara khusus memantau situasi di Timur Tengah, di mana perang tampak bergantian akan berakhir lalu berkobar kembali. Namun, geopolitik tidak lagi menjadi satu-satunya faktor penentu nasib dolar.
Pada 31 Agustus, kalender peristiwa ekonomi hanya memuat satu agenda, yang menurut saya tidak terlalu penting. Dampak latar belakang fundamental terhadap sentimen pasar pada hari Senin akan lemah atau bahkan tidak terasa.
Pembelian pasangan hari ini dimungkinkan saat terjadi rebound dari level 1,1551 pada grafik per jam, dengan target di 1,1620. Posisi jual dimungkinkan saat terjadi rebound dari 1,1700 pada grafik per jam, dengan target di 1,1620. Konsolidasi di bawah 1,1620 memungkinkan trader menahan posisi dengan target di 1,1551.
Level Fibonacci ditarik dari 1,1620–1,1325 pada grafik per jam dan dari 1,1849–1,1325 pada grafik 4 jam.