Lihat juga
31.08.2026 11:32 AMHari ini, pada awal minggu, GBP/USD sedikit menguat, sebagian mengimbangi penurunan besar yang terjadi pada hari Jumat. Namun, harga spot belum menunjukkan momentum bullish yang kuat dan masih berada tepat di bawah SMA 20 hari, sehingga menegaskan perlunya kehati-hatian sebelum menyimpulkan bahwa koreksi terbaru dari level tertinggi bulan Agustus telah berakhir.
Dolar AS sedang mengambil jeda setelah rally yang kuat pada hari Jumat di tengah penyeimbangan portofolio akhir bulan (month-end rebalancing), sehingga membantu pemulihan GBP/USD.
Poundsterling mendapat dukungan dari pernyataan Menteri Keuangan Inggris (Chancellor of the Exchequer) John Healey, yang menegaskan bahwa menjaga disiplin fiskal adalah prioritas utama pemerintah menjelang Budget musim gugur yang akan dipresentasikan Perdana Menteri Andy Burnham pada 28 Oktober.
Sementara itu, para pelaku pasar menyesuaikan kembali ekspektasi mereka terkait kenaikan suku bunga Bank of England berikutnya, yang kini bergeser dari akhir 2026 ke 2027. Sebaliknya, komentar dari Ketua Federal Reserve Kevin Warsh pada minggu lalu mendukung ekspektasi kenaikan suku bunga pada bulan September. Faktor ini, ditambah dengan risiko meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, diperkirakan akan membatasi pelemahan dolar dan membatasi potensi kenaikan GBP/USD.
Dalam perkembangan terbaru terkait krisis Timur Tengah, militer AS melancarkan serangan terhadap dua peluncur rudal Iran di Pulau Larak. Sebagai respons, Iran menembakkan rudal balistik dari Teheran dan kota-kota lain, termasuk Lorestan dan Shiraz, serta rudal anti‑kapal dari Iran bagian selatan ke arah Selat Hormuz. Hal ini kembali mendorong para pelaku pasar untuk memasukkan risiko geopolitik dalam penilaian mereka, yang pada akhirnya meningkatkan permintaan terhadap dolar AS.
Minggu ini, perhatian sebaiknya tertuju pada data makroekonomi utama Amerika Serikat yang akan dirilis pada awal bulan baru, termasuk data ketenagakerjaan pada hari Jumat yang dikenal sebagai laporan Nonfarm Payrolls (NFP). Pada saat yang sama, faktor fundamental masih mendukung skenario bullish untuk dolar AS, sehingga kewaspadaan tetap diperlukan ketika menahan posisi beli pada GBP/USD.
Dari perspektif teknikal, pasangan ini berfluktuasi di sekitar SMA 20 hari, dengan level support di 1,3522. Breakout ke bawah level ini akan mempercepat penurunan menuju 1,3480. Level 1,3570 menjadi area resistance. Selama Relative Strength Index belum bergerak ke wilayah negatif, pihak pembeli masih berpeluang untuk merebut kembali kendali.
You have already liked this post today
*Analisis pasar yang diposting disini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan Anda namun tidak untuk memberi instruksi trading.

