Lihat juga
Kemarin pasar relatif tenang meskipun ada banyak rilis data fundamental yang saling bertentangan.
Bagi euro, rilis terbaru indeks ZEW Jerman menjadi faktor kunci — survei bulanan terhadap analis keuangan mengenai prospek ekonomi Jerman. Indeks ekspektasi nyaris tidak bergerak, sementara penilaian terhadap kondisi saat ini membaik cukup signifikan; sebaliknya, ekspektasi untuk kawasan euro melemah dengan latar keputusan kenaikan suku bunga Bank Sentral Eropa minggu lalu. Perbedaan antara ekonomi Jerman yang lebih tangguh dan ekspektasi kawasan euro yang melemah ini terus menekan EUR/USD, terutama ketika pasar masih mencerna sikap hawkish Bank Sentral Eropa setelah keputusan minggu lalu.
Pound menerima sinyal pasar tenaga kerja yang beragam: lonjakan tajam pengajuan klaim tunjangan pengangguran memicu gelombang jual awal, tetapi tingkat pengangguran yang tetap tidak berubah di 4,9% mencegah pelemahan GBP/USD yang lebih besar. Saya menilai kombinasi data Inggris yang moderat positif, ECB yang bernada hawkish, dan rilis Inggris yang bervariasi masih membuat latar belakang condong mendukung dolar, dan saya tidak memperkirakan adanya pemulihan signifikan hari ini baik untuk euro maupun pound.
Di AS, indeks manufaktur Empire State turun 13 poin pada September menjadi 7,6, terkoreksi dari level tertinggi empat tahun pada Agustus — namun perlu diingat bahwa ini adalah potret kondisi saat ini bagi produsen di negara bagian New York, dan penurunan tersebut belum mengindikasikan pembalikan tren, karena angkanya masih positif. Pesanan baru sedikit naik sementara pengiriman sedikit melemah; perhatikan adanya perbedaan arah antara permintaan dan produksi. Hal penting lainnya: waktu pengiriman menjadi lebih lama, dan kelangkaan bahan baku meningkat — komponen yang secara historis menandakan tekanan yang meningkat pada rantai pasok dan sejalan dengan percepatan kenaikan harga input dan output dari level yang sudah tinggi. Lapangan kerja dan jam kerja meningkat, dan pelaku usaha masih cukup optimistis terhadap prospek jangka pendek meskipun indeks melemah.
Peristiwa utama hari ini tetap keputusan suku bunga Federal Reserve. Bank sentral mempertahankan kebijakan di 3,50–3,75% selama lima pertemuan, tetapi pasar kini menilai probabilitas sekitar 90% untuk kenaikan ke 4,0%, dan keyakinan itu sendiri sudah menopang dolar sejak sebelum pengumuman. Hari ini Inggris juga akan merilis inflasi bulan Agustus — yang diperkirakan meningkat menjadi 3,1% year-on-year dari 2,9% — dan angka ini penting karena akan secara langsung memengaruhi sikap Bank of England besok: semakin besar kejutan kenaikan, semakin sulit bagi BoE untuk mempertahankan level suku bunga. Namun, fokus utama hari ini bukan pada angka suku bunga The Fed itu sendiri, melainkan retorika Ketua Fed Kevin Warsh dalam konferensi pers malam nanti — nada yang ia sampaikan akan menentukan apakah dolar terus menguat setelah keputusan atau justru menyerahkan kembali penguatan kepada euro dan pound jika panduan ke depan terdengar lebih berhati-hati.
Bagi euro, pivot kenaikan utama berada di 1,1551; breakout ke atas level ini dapat mendorong pasangan tersebut ke 1,1571 lalu ke 1,1595. Namun, skenario ini memerlukan perubahan sentimen pasar yang cepat dalam hitungan jam menjelang keputusan Fed, sesuatu yang jarang terjadi. Menurut saya, jauh lebih realistis adalah breakout ke bawah 1,1529, yang membuka jalan menuju 1,1507 dan 1,1486 — jalur yang sejalan dengan latar belakang pasar hari ini, mulai dari ekspektasi yang lemah di kawasan euro hingga keyakinan kuat pasar mengenai kenaikan suku bunga AS.
Bagi pound, pivot kenaikan berada di 1,3494, yang dapat membawa harga ke 1,3512 lalu 1,3531. Agar sterling dapat mencapai level-level tersebut, dibutuhkan baik rilis inflasi yang jauh lebih kuat daripada prediksi hari ini maupun kegagalan yang jelas dari rally dolar. Breakout ke bawah 1,3464 menuju 1,3435 dan 1,3401 tampak jauh lebih logis, terutama mengingat pound sudah memiliki alasan untuk melemah pagi ini setelah lonjakan pengajuan klaim tunjangan pengangguran.
Untuk euro, saya memperhatikan batas atas di 1,1556. Gagasannya sederhana: pasangan ini berusaha untuk bertahan di atas level tersebut, tetapi pembeli untuk melanjutkan kenaikan tidak muncul, dan harga kembali turun — itulah pemicu untuk menjual. Menjelang keputusan The Fed, skenario ini terlihat cukup masuk akal, karena para pelaku pasar kecil kemungkinan akan mengambil posisi besar berlawanan dengan dolar hanya beberapa jam sebelum pengumuman suku bunga. Level acuan bawah di 1,1533 bekerja dengan logika yang berlawanan — saya mencari posisi long setelah breakout ke bawah level tersebut gagal — tetapi di sini perlu sangat berhati-hati: membeli berlawanan dengan dolar menjelang pertemuan ketika pasar hampir pasti memperkirakan kenaikan suku bunga bukan hal yang mudah, dan target untuk rebound seperti itu sebaiknya ditetapkan sangat konservatif.
Untuk pound, batas atas berada di 1,3499. Logika pergerakan yang sama berlaku di sini: pergerakan naik yang menembus level tersebut tanpa kelanjutan adalah sinyal jual, dan mengingat kelemahan umum pound setelah rilis data pasar tenaga kerja pagi ini, hasil seperti itu terlihat cukup masuk akal. Level referensi bawah di 1,3462 mengisyaratkan pembelian saat terbentuk rebound setelah false breakout ke bawah, tetapi skenario ini perlu dieksekusi dengan hati-hati: kondisi fundamental sterling saat ini begitu tidak mendukung sehingga bahkan penguatan teknikal yang berhasil pun kemungkinan hanya akan berlangsung singkat sebelum pasangan ini kembali melanjutkan tekanan jual.