The Fed mempertahankan level suku bunga
Federal Reserve AS mempertahankan kisaran target suku bunga federal funds tetap pada level 3,50–3,75% setelah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) bulan Juli. Keputusan ini menandai kali kelima berturut-turut kebijakan moneter dipertahankan tanpa perubahan. Pada saat yang sama, otoritas moneter tersebut menyoroti meningkatnya ketidakpastian di tengah volatilitas harga minyak dan ketegangan geopolitik di Timur Tengah, yang menimbulkan risiko inflasi tambahan.
Keputusan resmi tersebut diambil melalui pemungutan suara dengan hasil sembilan lawan tiga. Tiga anggota FOMC—yaitu Beth Hammack, Neel Kashkari, dan Lorie Logan—menyatakan keberatan untuk mempertahankan level suku bunga saat ini dan justru mengusulkan kenaikan sebesar 0,25 poin persentase. The Fed menyatkan bahwa inflasi masih terus berada di atas target 2%, yang sebagian dipicu oleh guncangan pasokan di sektor energi.
Terlepas dari adanya tekanan eksternal, otoritas menilai kondisi ekonomi Amerika saat ini tangguh. Aktivitas ekonomi tumbuh dengan laju yang stabil, didukung oleh pertumbuhan produktivitas dan tingkat investasi modal yang kuat; sementara itu, penambahan lapangan kerja diimbangi dengan pertumbuhan angkatan kerja, sehingga tingkat pengangguran tetap stabil.